Cara Merawat Bayi Baru Lahir Yang Benar » Perkembangan Janin dan Bayi - Perkembangan Janin dan Bayi

Menu

Cara Merawat Bayi Baru Lahir Yang Benar

Cara Merawat Bayi – Permainan merawat bayi yang biasanya dilakukan anak-anak perempuan bisa jadi bayangan saat mereka beranjak dewasa dan menjadi ibu sesungguhnya. Cara merawat bayi yang benar perlu diketahui oleh perempuan, baik yang belum menikah maupun telah memiliki anak. Tumbuh kembangnya sejak hari kesatu di dunia akan berpengaruh besar terhadap perilakunya di masa depan nanti.

Di bawah ini ada penjelasan tentang cara merawat bayi baru lahir untuk para orangtua.

Cara Merawat Bayi

Kebiasaan dalam Merawat Bayi

Ibu-ibu masa kini memiliki pola perawatan berbeda dengan ibu-ibu zaman dahulu yang mengandalkan nasihat-nasihat yang diwariskan turun-temurun. Para ibu modern kerap menggunakan gawai mereka untuk menggali informasi akurat dan terpercaya untuk mengasuh buah hati mereka. Dari penjelajahan di dunia maya, mereka kemudian tahu ada beberapa kebiasan tempo dulu yang sudah tidak relevan digunakan sekarang.

Seperti kebiasan membungkus bayi rapat-rapat dengan kain bedong. Pada zaman dahulu, perawatan ini dipercaya dapat menghangatkan tubuh bayi. Namun, bungkusan yang terlalu erat dapat membatasi gerak tubuh bayi. Akan lebih baik jika bungkusannya dilonggarkan sedikit agar bayi dapat leluasa bergerak. Selanjutnya, ada kebiasaan memakaikan gurita (semacam celana dalam dengan tali pengikat yang banyak) pada bagian perut bayi. Hal ini dipercaya dapat melindungi organ tubuhnya. Padahal, ikatan yang terlalu kuat akan menghambat perkembangan organ di dalam perut. Jika masih ingin memakaikan gurita, akan lebih baik kalau ikatannya sedikit dilonggarkan.

Selesai memandikan bayi, beberapa ibu sering memberikan bedak pada tubuh sang buah hati. Padahal, jika bayi masih tergolong muda dan rapuh, butiran dari bedak tersebut dapat terhirup dan menganggu paru-paru bayi yang masih lemah. Ada baiknya jika ibu tidak menaburkan bedak secara berlebihan pada bayi atau menghentikan kebiasaan ini sama sekali untuk menjaga sistem pernapasannya.

Terakhir, pemilihan popok untuk bayi juga perlu diperhatikan. Di bulan-bulan awal, biasanya ibu akan menggunakan popok dan kain secara bergantian. Namun, karena pemakaian kain dianggap kurang efektif, para ibu mulai beralih pada popok yang daya tahannya lebih lama, karena dapat dipakai saat bayi harus pergi ke luar rumah dan praktis. Sebelumnya, pastikan Anda membeli popok yang sesuai dengan umur sang buah hati dan berbahan lembut seperti katun untuk mengurangi iritasi dan lecet pada bayi.

Cara Merawat Bayi di 3 Bulan Pertama

Cara merawat bayi 1 bulan lebih ditekankan pada proses adaptasi terhadap lingkungan barunya. Hal pertama yang perlu dilakukan oleh ibu adalah menggendong sang buah hati dengan hati-hati dengan tangan dan membiasakannya untuk mengisap ASI sebagai makanan utamanya. Melakukan kontak sesering mungkin dapat membuat bayi tidak sendiri dan merasa terlindungi. Ibu juga perlu melakukan pijatan-pijatan lembut pada bayi untuk membuatnya nyaman dan senang.

Baca juga : Perkembangan bayi usia 3 bulan

Sedangkan cara merawat bayi umur 3 bulan akan berbeda dan lebih kompleks lagi. Di usia ini, bayi sudah akrab dengan situasi di sekitarnya, tetapi masih dalam tahap berkembang. Bayi juga mulai mengeluarkan suara dengan menirunya dari bebunyian yang muncul di dekatnya, seperti bunyi sang ibu atau cicitan burung. Sang buah hati juga mulai memasukkan benda-benda ke dalam mulutnya. Maka, pengawasan dari orangtua perlu diperketat. Selain melatih dan merangsang anggota tubuhnya untuk melakukan gerakan, ada baiknya ibu juga membeli mainan yang aman agar bayi tidak sembarang mengambil atau berisiko melukai tubuhnya.

Informasi dibawah semoga bermanfaat untuk anda :