Mengenal Posisi dan Pergerakan bayi dalam Kandungan » Perkembangan Janin dan Bayi - Perkembangan Janin dan Bayi

Menu

Mengenal Posisi dan Pergerakan bayi dalam Kandungan

Masa kehamilan menjadi minggu-minggu penuh keajaiban yang dirasakan ibu dan calon bayinya. Selain memperhatikan asupan gizi dan nutrisi untuk perkembangan janin, Anda dan pasangan pun mulai mencari dokter kandungan yang pas dan dapat membantu dalam mengontrol kandungan hingga persalinan nanti. Salah dua yang sering menjadi fokus ibu adalah posisi dan pergerakan janin di dalam rahimnya.

Posisi dan Pergerakan Bayi dalam Kandungan

Untuk melihat bagaimana posisi bayi dalam kandungan, ibu dapat melakukan pemeriksaan USG atau scan sonogram sejak memasuki trimester kesatu. Melalui pemeriksaan ini, ibu dapat mengetahui usia kandungan akurat hingga melihat bayi untuk kali pertama. Beberapa ibu yang ingin mengabadikan momen berharga tersebut dapat meminta foto bayi dalam kandungan kepada dokter yang bersangkutan.

Ada dua posisi janin dalam rahim yang perlu ibu ketahui. Kesatu adalah posisi anterior dan dapat dikenali dari bentuk perut ibu yang cenderung bulat bak bola basket. Lengkungan janin dalam rahim yang membentuk perut ibu membulat, dengan tengkuk yang mengarah ke bagian depan dan mata ke bagian belakang ibunya. Anterior merupakan posisi janin paling ideal untuk bersalin.

Sedangkan posisi posterior dapat dikenali dari bentuk perut ibu yang tidak rata atau bergelombang. Hal itu disebabkan oleh bagian tengkuk janin yang berada di bagian punggung atau belakang badan ibu dan menyebabkan posisinya menjadi terlentang. Dengan posisi janin posterior, ibu mungkin akan mengalami proses persalinan yang lebih sulit dan lambat.

Kedua posisi tadi juga dapat mempengaruhi pergerakan bayi dalam kandungan. Pada posisi posterior, ibu akan merasakan berbagai gerakan dari janin di bagian depan perutnya. Gerakan dari tangan dan kaki tersebut dirasakan cukup kuat serta konsisten. Sementara pada posisi anterior, gerakan akan lebih sering terjadi pada bagian kanan perut ibu. Gerakan pada posisi ini terasa tidak sekuat bayi pada posisi posterior.

Kondisi dalam Rahim dan Alat Kelamin Bayi

Sebagian besar ibu biasanya akan mulai melakukan pemeriksaan pada trimester kesatu. Kondisi bayi dalam kandungan 3 bulan sebenarnya belum cukup untuk menggambarkan keadaan awal janin, tetapi ibu dapat mengetahui beberapa prediksi yang akan terjadi pada calon bayinya lebih cepat. Jika ibu ingin mengetahui jenis kelaminnya, periksakan kandunagan saat memasuki minggu ke-12. Di minggu ini, bayi juga sudah menunjukan respons seperti tendangan. Bahkan beberapa organ tubuhnya pun telah terbentuk sempurna.

Sedangkan saat memasuki trimester ketiga atau terakhir, ibu dapat melakukan pemeriksaan rutin saat kandungan berusia 8 bulan. Bayi dalam kandungan 8 bulansecara umum telah memiliki organ tubuh sempurna. Posisi kepalanya pun sudah berada di bawah dan menandakan jika dia siap lahir. Tempurung kepalanya yang belum kuat dapat memudahkanya keluar dari rahim ke vagina ibu. Di minggu ke-36, jantung, mulut, dan sistem pencernaannya sudah dalam tahap sempurna.

Mengetahui jantina bayi dalam kandungan (alat kelamin) menjadi krusial bagi ibu dan pasangan, sehingga mereka dapat mempersiapkan banyak hal untuk menyambut kelahiran sang jabang bayi. Selain melalui pemeriksaan USG, ibu dapat mengetahuinya dari beberapa tanda tanpa bantuan medis. Beberapa orang percaya jika sang ibu tampak berantakan atau tak terawat, kemungkinan aura kecantikannya diambil sang jabang bayi yang kemungkinan berjenis kelamin perempuan. Sedangkan jika calon bayinya laki-laki, biasanya dapat terlihat dari bentuk kandungannya yang menonjol dan bulat sempurna.

Related Post

Informasi dibawah semoga bermanfaat untuk anda :