Perkembangan Janin Tiap Minggu Dalam Kandungan - Perkembangan Janin dan Bayi

Menu

Perkembangan Janin Tiap Minggu Dalam Kandungan

tahap perkembangan janin tiap minggu dalam kandungan rahim

Perkembangan Janin

Mengontrol Tahap Perkembangan Janin pada Masa kehamilan merupakan fase penting dalam kehidupan seorang wanita. Bagi para orang tua baru, atau pasangan yang baru saja menikah dan akan dikaruniai anak, kelak memerhatikan berbagai aspek terkait kesehatan bayi merupakan hal penting, salah satunya cara alami menambah berat badan bayi. Di samping itu, memerhatikan beberapa hal di bawah ini juga tak kalah pentingnya selama masa kehamilan, tentu jangan lupa juga pelajari perkembangan bayi setelah lahir nanti, yuks disimak pengetahuan tentang perkembangan janin dan bayi :

  • Perkembangan Janin

    Janin di dalam kandungan tentu tidak demikian saja ada, tanpa mengalami perkembangan. Setelah janin tersebut tumbuh, selanjutnya akan mengalami perkembangan janin hingga akhirnya janin itu kemudian terlahir sebagai makhluk kecil ke dunia.

  • Fase Perkembangan Janin

    Adapun fase dari perkembangan janin itu, dibagi ke dalam tiga fase, ialah:

  • Janin 5 Minggu

    Fase perkembangan janin saat masih berusia 5 minggu ialah fase di mana janin masih dikategorikan masuk ke dalam bulan pertama kehamilan. Perkembangan yang terjadi pada fase ini ialah pertanda tidak datangnya menstruasi pada wania pada minggu ke-4. Selanjutnya pada minggu ke-5, mulai terbentuk kerangka tubuh, hati serta ginjal, jantung, tabung syaraf, serta tangan dan kaki yang masih kecil.

  • Janin 6 Minggu

    Selanjutnya perkembangan janin di rahim pada fase 6 minggu, ialah meliputi kepala dan otak yang semakin berkembang, bentuk lubang hidung dan lubang telinga, tangan dan kaki yang lebih panjang, serta otot dan jaringannya yang mulai terbentuk. Organ lainnya, seperti sistem pencernaan, saluran pernafasan, dan jantung yang mulai berdetak.

  • Janin 10 Minggu

    Selanjutnya untuk janin yang dalam usia 10 minggu, perkembangan yang dialami ialah janin sudah mampu memberikan reaksi melalui tendangan dan sudah mampu menelan cairan. Beberapa organ yang sudah terbentuk ialah ginjal, hati, usus, dan otak. kepala berkembang besar, dan kuku mulai tumbuh.

  • Tahap Perkembangan Janin

    Di samping membekali diri dengan perkembangan dan fase perkembangan janin pada rahim, hal lainnya yang harus diperhatikan adalah tahap perkembangan janin itu sendiri. Di bawah ini merupakan beberapa tahap perkembangan janin dalam tiga masa, yaitu:

  1. Perkembangan Janin 2 Bulan

    Perkembangan janin pada masa kehamilan 2 bulan ini mengalami beberapa tahapan, seperti:
    Minggu ke-6, janin akan membentuk tangan, kaki, otak, dan organ-organ penting, seperti ginjal, limpa, hati, serta jantung.
    Minggu ke-7, janin akan membentuk organ otak dan mata.
    Minggu ke-8, janin akan mulai memiliki struktur telinga, mata, dan mulut.
    MInggu ke-10, janin akan memiliki jantung dan mulai berfungsi dengan dilengkapi terbentuknya paru-paru.

  2. Perkembangan Janin 5 Bulan

    Beralih pada perkembangan janin di masa atau pada bulan kelima kehamilan, beberapa kondisi yang akan terjadi di dalam rahim, ialah:
    Minggu ke-20, janin akan membutuhkan lebih banyak air yang diserap pada minggu ini. Organ lainnya yang mulai terbentuk adalah kelenjar lemak dan sistem pencernaan yang lebih sempurna.
    Minggu ke-21, janin akan mengalami pertumbuhan pada bagian alis dan janin sudah bisa mulai berkedip perlahan.
    Minggu ke-22, janin sudah bisa meringkuk dan melipat kakinya pada tahapan ini. Kemudian sudah terdapat lemak, tetapi belum sempurna.
    Minggu ke-23, janin akan mulai memiliki pendengaran yang sempurna dan paru-paru yang mulai akan berfungsi untuk bernafas.

  3. Perkembangan Janin 6 Bulan

    Selanjutnya perlu juga diketahui kondisi perkembangan janin saat masa 6 bulan kehamilan. Pada masa ini, janin akan mengalami:
    Minggu ke-24, janin yang memasuki usia 24 minggu akan mengalami beberapa perkembangan organ, seperti perkembangan otak yang pesat, paru-paru yang lebih berkembang dari sebelumnya, dan sudah mulai terbentuknya sidik kaki serta sidik jari.
    Minggu ke-25, janin akan mengalami perkembangan pada beberapa organ, seperti pembentukan indera yang lebih sempurna dari sebelumnya, syaraf optik otak mulai bekerja dan berfungsi, dan bayi sudah mengeluarkan keringat.
    Minggu ke-26, janin pada usia kehamilan 26 minggu, akan mengalami beberapa perkembangan untuk organ otak, terutama pada bagian sensorik dan motoriknya.
    Minggu ke-27, janin pada usia kehamilan 27 minggu ini akan mengalami perkembangan pada beberapa organ, seperti mulai lebih aktifnya organ otak dan mata pada janin tersebut.

Demikian di atas sudah diberikan gambaran terkait dengan tahap perkembangan janin tiap minggu dalam kandungan rahim. Baik perkembangan janin secara berkala pada 5, 6, dan 10 minggu atau tahap perkembangan janin pada 2, 5, dan 6 bulan, semuanya itu bisa menjadi bekal bagi para pasangan muda yang baru saja mempersiapkan diri saat memasuki masa kehamilan pada istri. Penting juga bagi Anda, mengetahui makanan yang bermanfaat untuk bayi dan ibu hamil, seperti 5 manfaat buah naga merah untuk bayi dan ibu hamil. Namun sebelum itu, mari cari tahu dulu gejala-gejala selama masa kehamilan:

  • Bulan ke-1

    • Ibu hamil dengan kondisi asam lambung yang tinggi biasanya akan rentan mengalami morning sickness. Ini artinya ibu hamil akan mengalami berbagai gejala, seperti mual, muntah, dan pusing.
    • Ibu hamil akan mengalami perubahan emosi yang drastis.

  • Bulan ke-2

    • Ibu hamil akan merasakan nyeri pada area payudara.
    • Cairan di dalam tubuh akan terganggu keseimbangannya.
    • Ukuran rahim akan semakin membesar, sesuai dengan perkembangan embrio.

  • Bulan ke-3

    • Morning sickness mulai berkurang, akan tetapi pandangan mulai dirasakan kabur.
    • Pada masa ini merupakan masa yang tepat untuk ibu hamil melakukan olahraga ringan guna meningkatkan kebugaran.

  • Bulan ke-4

    • Letak pusar yang bergeser ke kanan karena ukuran janin yang semakin besar.
    • Nyeri pada sebelah sisi perut karena ligamen rahim digunakan untuk peregangan janin.

  • Bulan ke-5

    • Gangguan pada gusi, seperti keluarnya darah dan pusar yang menjorok ke dalam.
    • Nafsu makan pada ibu hamil akan bertambah dari sebelumnya.
    • Janin sudah bisa dirasakan menendang, meskipun lemah.

  • Bulan ke-6

    • Akan sering merasakan gatal saat berkeringat. Namun, jangan menggaruk bagian gatal ini karena akan beresiko terhadap stretch mark.
    • Akan merasakan tali pusar ditarik oleh janin. Hal ini jika Anda mengajak janin berbicara.
    • Sesak nafas, kram, sembelit, dan kaki membengkak.

  • Bulan ke-7

    • Reaksi atau gerakan janin akan menimbulkan tonjolan-tonjolan sesaat pada perut ibu hamil.

  • Bulan ke-8

    • Kesemutan di daerah panggul.
    • SIku janin menonjol pada perut ibu hamil.
    • Frekuensi buang air kecil menjadi semakin sering.

  • Bulan ke-9

    • Khawatir, kesemutan, dan lainnya yang semakin memarah.
    • HIngga akhirnya terjadi kontraksi dan pecah ketuban.
    • Punggung mulai terasa pegal dan perut mulas.

Setelah anda mengetahui perkembangan janin, perlu anda pelajari juga perkembangan bayi setelah lahir nanti.

Itulah sedikit bekal terkait dengan perkembangan janin dalam rahim. Penting untuk diketahui, terutama bagi ibu muda. Selain itu, ketika bayi lahir, penting juga bagi Anda mengetahui tanda-tanda bayi cukup ASI.

Related Post

Informasi dibawah semoga bermanfaat untuk anda :